KATA
PENGANTAR
Assalamu’alaikum Wr.
Wb.
Syukur Alhamdulillah kami ucapkan kehadirat Allah SWT.
Atas limpahan rahmat dan karunia-Nya lah sehingga saya dapat
menyelesaikan Makalah ini, yang berjudul : Rekayasa DNA pada
Tanaman.Sholawat serta salam tetap tercurahkan kepada junjungan kita
Nabi besar Muhammad SAW. Adapun tujuan dari penyusunan makalah ini
adalah salah satu syarat yang harus dipenuhi kami selaku siswa dalam
pemahaman pokok bahasan yang telah di sampaikan berikut sebagai acuan
pembelajaran yang ditetapkan bagi siswa kelas III.
Dengan terselesaikannya makalah ini, penulis ingin
menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu
dalam penyusunannya terutama kepada :
1.
Bapak Irwan Sastra, S.D. S.Pd selaku Guru
pembimbing kami dan pemateri.
2.
Kepada Teman-teman dan semua pihak yang
telah membantu dalam proses penyusunan makalah ini.
Penulis menyadari bahwa isi dari makalah ini jauh
dari sempurna,namun kita berharap kepada pembaca bersedia
memakluminya dan bersedia memberi kritik serta sarannya nanti ketika
presentasi.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Cipelang,
05 November 2012
Penyusun
i
DAFTAR
ISI
KATA
PENGANTAR………………………………………………………………..................
i
DAFTAR ISI ……………………………………………………....………………….………..ii
DAFTAR ISI ……………………………………………………....………………….………..ii
BAB I
PENDAHULUAN............................................................................................................1
1.1 Latar
Belakang.......................................................................................................................1
1.2 Rumusan Masalah..................................................................................................................1
1.3 Tujuan dan manfaat …….......................................................................................................2
BAB II PEMBAHASAN.............................................................................................................3
A. Pengertian Rekayasa DNA Pada Tanaman ............................................................................3
B. Masalah Rekayasa DNA Pada Tanaman…………………………………………...………..3
C. Penanggulangan Rekayasa DNA Pada Tanaman……....……………………………………4
BAB III PENUTUP……………………………………………………………………………5
1.2 Rumusan Masalah..................................................................................................................1
1.3 Tujuan dan manfaat …….......................................................................................................2
BAB II PEMBAHASAN.............................................................................................................3
A. Pengertian Rekayasa DNA Pada Tanaman ............................................................................3
B. Masalah Rekayasa DNA Pada Tanaman…………………………………………...………..3
C. Penanggulangan Rekayasa DNA Pada Tanaman……....……………………………………4
BAB III PENUTUP……………………………………………………………………………5
A.
kesimpulan………………………………………………………………………………….5
B. Saran-saran……………………………….…………………………………………………5
DAFTAR PUSTAKA.................................................................................................................6
B. Saran-saran……………………………….…………………………………………………5
DAFTAR PUSTAKA.................................................................................................................6
ii
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Bioteknologi
bukan lagi sesuatu yang masih jauh. Meskipun memang belum
banyak realisasinya di pasar, namun bioteknologi telah menjadi ilmu
pengetahuan yang dapat diterapkan. Rekayasa DNA merupakan suatu
bidang bioteknologi yang dapat memperbaiki sifat-sifat tanaman secara
genetis. Kemampuan tersebut dapat dikembangkan untuk
menstransfer DNA tertentu ke tanaman pertanian. Teknik ini merupakan
rekayasa genetik yang memberikan jalan pintas untuk memasukkan gen
unggul ke dalam tanaman yang diinginkan.
Namun,
untuk menyelinap gen asing ke dalam DNA tanaman masih terasa
sulit. Hal ini disebabkan genetika tanaman sangat rumit. Walaupun
demikian, usaha transformasi gen perlu ditingkatkan. Perantara yang
dapat dipakai untuk transformasi DNA adalah mikroba mampu melakukan
fiksasi nitrogen. Rekayasa genetika ternyata telah berhasil
memindahkan gen nif dari bakteri pengikat nitrogen kedalam E.coli
yang kemudian terbukti. Dikemukakan bahwa kenyataan ini memungkinkan
kita untuk mengambil suatu gen atau sekelomnpok gen dari suatu sel
dan mencangkokkan gen-gen itu kedalam sel tanaman lain.
1.2
Rumusan Masalah
Berdasarkan apa yang dikemukakan dalam latar belakang
maka penulis menarik suatu rumusan masalah yaitu sebagai berikut :
1.
Penelitian tentang Rekayasa DNA pada Tanaman yang
dapat memperbaiki sifat-sifat genetis.
2.
Pembuktian atau realisasi dari Rekayasa DNA pada
Tanaman tersebut.
1
1.3
Tujuan dan Manfaat
Tujuan
dari penelitian ini adalah terumuskannya suatu masalah yang sering
menimpa para pecinta tanaman maupun tumbuhan karena masalah
petumbuhan yang tidak berjalan mulus serta pemilihan bibit tanaman
unggul yang kurang berhasil sesuai dengan apa yang diinginkan.
Manfaat yang diharapkan adalah terjawabnya suatu penelitian yang
menyangkut Rekayasa DNA ( genetika ) pada
tanaman.
2
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian
Rekayasa DNA Pada Tanaman
Rekayasa
DNA adalah merupakan suatu bidang bioteknologi yang dapat
memperbaiki sifat-sifat tanaman secara genetis. Kemampuan tersebut
dapat dikembangkan untuk menstransfer DNA tertentu ke tanaman
pertanian. Teknik ini merupakan rekayasa genetik yang memberikan
jalan pintas untuk memasukkan gen unggul ke dalam tanaman yang
diinginkan.
Namun,
untuk menyelinap gen asing ke dalam DNA tanaman masih terasa
sulit. Hal ini disebabkan genetika tanaman sangat rumit. Walaupun
demikian, usaha transformasi gen perlu ditingkatkan. Perantara yang
dapat dipakai untuk transformasi DNA adalah mikroba mampu melakukan
fiksasi nitrogen. Rekayasa genetika ternyata telah berhasil
memindahkan gen nif dari bakteri pengikat nitrogen kedalam E.coli
yang kemudian terbukti. Dikemukakan bahwa kenyataan ini memungkinkan
kita untuk mengambil suatu gen atau sekelomnpok gen dari suatu sel
dan mencangkokkan gen-gen itu kedalam sel tanaman lain.
B. Masalah
Rekayasa DNA Pada Tanaman
Kenyataan
dilapangan dalam Rekayasa DNA tersebut ternyata mengalami masalah
yang cukup serius.Proses untuk menyelinap gen asing ke dalam DNA
tanaman masih terasa sulit. Hal ini disebabkan genetika tanaman
sangat rumit. Walaupun demikian, usaha transformasi gen perlu
ditingkatkan.
Dikemukakan bahwa
pengikatan DNA menjadi lebih menarik dengan menyisipkan gen nif
secara langsung ke dalam tanaman budidaya, sehingga kita tidak perlu
menggunakan mikroba pengikat nitrogen. Pendekatan ini mengalami
masalah serius karena sulit membuat sel tanaman supaya memperlakukan
gen bakteri sebagai gennya sendiri. Secara khusus harus ditemukan
cara tertentu untuk menjamin supaya tanaman mengintegrasikan gen nif
kedalam sistem genomnya.
3
C.
Penanggulangan Rekayasa DNA Pada Tanaman
Sebagai langkah
penanggulangan dari Rekayasa DNA maka kami menyimpulkan bahwa
Rekayasa genetika ternyata telah berhasil memindahkan gen nif dari
bakteri pengikat nitrogen kedalam E.coli yang kemudian ternyata mampu
melakukan fiksasi nitrogen. Dikemukakan bahwa kenyataan ini
memungkinkan kita untuk mengambil suatu gen atau sekelomnpok gen dari
suatu sel dan mencangkokkan gen-gen itu kedalam sel tanaman lain.
Dikemukakan bahwa
pengikatan DNA menjadi lebih menarik dengan menyisipkan gen nif
secara langsung ke dalam tanaman budidaya, sehingga kita tidak perlu
menggunakan mikroba pengikat nitrogen. Pendekatan ini mengalami
masalah serius karena sulit membuat sel tanaman supaya memperlakukan
gen bakteri sebagai gennya sendiri. Secara khusus harus ditemukan
cara tertentu untuk menjamin supaya tanaman mengintegrasikan gen nif
kedalam sistem genomnya. Dalam tahun-tahun terakhir ini telah terjadi
kemajuan besar dalam pemahaman dan aplikasi vektor yang dapat
mengikat DNA asing ke dalam sel tanaman. Salah satu vertor yang
paling terkenal adalah plasmid Ti.
Plasmid tersebut
yang terkandung dalam Agrobacterium tumefaciens memberi harapan
besar. DNA asing yang dipotong dengan enzim restriksi dapat
disisipkan kedalan plasmid Ti, kemudian digunakan untuk menginfeksi
tanaman yang dinginkan. Tindakan ini menghasilkan suatu bentuk bisul
bermahkota seperti bentuk tumor. Semua sel tanaman pada pembengkakan
ini mengandung plasmid Ti yang membawa potongan DNA asing. Dengan
teknik kultur jaringan, sel-sel tersebut dapat menghasilkan tanaman
baru yang dapat dipindahkan ke tanah untuk melanjutkan pertumbuhannya
menjadi tanaman dewasa yang sempurna dan telah memiliki sifat yang
baru.
4
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Rekayasa DNA adalah
merupakan suatu bidang bioteknologi yang dapat memperbaiki
sifat-sifat tanaman secara genetis.Untuk membuktikan hal tersebut
perlu di adakannya suatu penelitian ilmiah. Rekayasa genetik yang
memberikan jalan pintas untuk memasukkan gen unggul ke dalam
tanaman yang diinginkan.
B.
Saran-saran
Harapan
kami agar Rekayasa DNA ( genetik ) ini dapat menjawab masalah yang
kerap di alami negara kita,terutama masyarakat yang mayoritasnya
petani.Meski hal ini terasa sulit tapi kami berharap Pihak
Pemerintah selaku penguasa memberi solusi serta bantuan tangan
para Ahli Genetika untuk bisa berpartisipasi membantu masyarakat.
5
DAFTAR
PUSTAKA
-
Efendi, Division of Genetically Engineered
Organisms Institute of Genetic Ecology, Tohoku University.
-
Temu Ilmiah II 1997, PPI Sendai, Tohoku
University, Japan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar